Visi SMA Negeri 1 Mallawa

V I S I “ Unggul dalam IPTEK, berbudi luhur yang didasari IMTAK ”

Kamis, 30 Desember 2010

KARAKTER GENERASI CERDAS, GENERASI PEMIMPIN

Pendahuluan
Jika ada persoalan yang terlalu sulit bagiku, aku pergi ke mesjid dan berdoa, memohon kepada Yang Maha Pencipta agar pintu yang telah tertutup bagiku dibukakan dan apa yang tampaknya sulit menjadi sederhana. Biasanya, saat malam tiba, aku kembali ke rumah, menghidupkan lampu dan menenggelamkan diri dalam bacaan dan tulisan…”
(Ibnu Sina dalam Hoodbhoy, 1996:193)
Ibnu Sina hafal AL-Qur’an dengan sempurna di usia 10 tahun
 
menjadi dokter yang mapan di usia 17 tahun karya utamanya Al-Qanun menjadi teks standard bidang kedokteran sampai lahirnya kedokteran modern
minatnya menjangkau bidang kedokteran, filsafat, dan logika

  Terdapat lebih dari 500 orang ilmuwan besar sekaliber Ibnu Sina, dalam bidang kedokteran, astronomi, matematika, kimia, fisika, dan geografi yang memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan ilmu di dunia barat modern

Sistem Pendidikan Islam melahirkan generasi cerdas, generasi pemimpin; mengubah generasi jahili (bodoh/rusak) menjadi yang mumpuni
 
Gambaran generasi cerdas, generasi pemimpin
Pertama, berkepribadian Islam (Syakhsiyah Islamiyah)
Memiliki keimanan kuat terhadap Islam (Aqidah Islam)
Menjadikan aqidah sebagai landasan dan standar berfikir (aqliyah) dan bersikap (nafsiyah)
Menata dan menyelesaikan berbagai persoalan kehidupan berdasarkan petunjuk Islam (syariah islam)
Memiliki gaya hidup (way of life) yang khas, segala aktivitasnya didasarkan pada aqidah islam
Proaktif melakukan perubahan di masyarakat menuju kehidupan yang islami
Menjadi teladan dan motor perjuangan islam di tengah masyarakat
Memiliki rasa tanggung jawab dan kepemimpinan
Memperjuangkan tegaknya syariah islam hingga menyinari seluruh alam
Menjadi teladan dan mengajak umat manusia untuk mengambil jalan Islam
Memiliki tanggung jawab terhadap segala aktivitas dalam kehidupannya
Memahami bahwa hidupnya sarat dengan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada sang Kholiq. Allah SWT
Dan Amir itu adalah pemimpin yang mengurusi urusan ummat, dan dia bertanggung jawab dengan segala urusannya
 (HR Muslim)
Sesungguhnya Allah akan menanyakan kepada mereka apa yang telah mereka lakukan(HR Muslim)
Ketiga, mampu menjawab tantangan perkembangan jaman
Mampu mengarungi medan kehidupan dangan penuh keberanian
Tidak ada yang ditakuti kecuali murka Allah
Hidupnya hanya diabdikan kepada Allah 
Tidak pernah menyerah pada problem atau konflik yang melanda kehidupannya
Pemimpin ideal yang terlahir dari generasi cerdas
  Berpegang pada syariah islam sebagai amanah
Memiliki budi pekerti luhur
Memiliki jiwa kepemimpinan

sifat-sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin menurut Taqiyyuddin An-Nabhani ialah :
(1) memiliki quwwah ( kekuatan);
(2)
bertakwa;
(3)
lemah lembut terhadap rakyatnya (Ar-rifqu birroiyyah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar